Kamis, 12 November 2015

MEREKA SUDAH TERSENYUM KEMBALI

Yogyakarta (12/12/2015). Bantuan sosial yang ditunggu-tunggu akhirnya mampu mengembangkan senyum penuh harapan klien. Setidaknya itu yang terlihat kasat mata dari ekspresi klien yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan pada tahun 2015 oleh Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Seksi Korban Tindak Kekerasan, Pekerja Migran dan Jaminan Sosial. Bantuan sebesar Rp.750.000.000,- telah terlihat jelas di rekening klien.

Sumber di sekretariat UPPKH Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan bahwa bantuan sebesar Rp.750.000.000,- tersebut sebesar Rp.300.000.000,- adalah bantuan untuk Keluarga Sangat Miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan. Sedangkan bantuan sebesar Rp.450.000.000,- adalah untuk Korban Tindak Kekerasan dan Pekerja Migran Bermasalah. 

Berbeda dengan beberapa bulan sebelumnya, wajah-wajah kecewa mewarnai calon penerima bantuan modal usaha ekonomi produktif. Kabar tentang batalnya pemberian bantuan tak pelak telah menimbulkan kekecewaan yang mendalam.

Saat ini Seksi Korban Tindak Kekerasan, Pekerja Migran Dan Jaminan Sosial bersama dengan para pendamping serta klien sedang bahu membahu menyiapkan proses pemberian bantuan kepada klien yang berhak. Persiapan juga dilakukan untuk segera memanfaatkan bantuan yag telah ada di rekening sesuai dengan rencana penggunaan anggaran yang tertuang dalam proposal pengajuan bantuan.

Sambil menunggu kesiapan pemanfatan bantuan oleh klien, Seksi Korban Tindak Kekerasan, Pekerja Migran dan Jaminan Sosial secara cermat menyiapkan pertanggungjawaban kepada Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Tahapan pelaksanaan proses ini menjadi terasa sangat menyenangkan karena diiringi dengan senyum yang kembali merekah di bibir klien penerima bantuan. Semoga amanah.

KEMENTERIAN SOSIAL R.I. KEMBALI MEMBERIKAN PERLINDUNGAN PADA PEKERJA SEKTOR INFORMAL

Yogyakarta (12/11/2015). Sebanyak 2.500 orang Pekerja Sektor Informal Daerah Istimewa Yogyakarta akan mendapatkan perlindungan dan jaminan dari rsiko kecelakaan kerja dan kematian. Melalui kegiatan Asuransi Kesejahteraan Sosial (Askesos) perlindungan dan jaminan ini dikemas dengan baik oleh Kementerian Sosial R.I., bermitra dengan Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta dan BPJS Ketenagkerjaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berbeda denga asuransi kesehatan, Askesos memberikan perlindungan dan jaminan ketika pekerja sektor informal mengalami musibah berupa kecelakaan kerja atau meninggal dunia. "Jadi, Askesos ini bukan jaminan atau asuransi kesehatan", demikian disampaikan Kepala Seksi KTK, PM dan Jamsos Dinas Sosial DIY, Budhi Wibowo ditengah-tengah proses bimbingan motivasi Askesos di 4 lokasi.
Jaminan diberikan selama 12 bulan dengan membebaskan premi asuransi yang seharusnya dibayarkan ke BPJS Ketenagkerjaan. Premi ditanggung oleh pemerintah melalui anggaran yang ada di Kementerian Sosial R.I.


Bulan ini sebanyak 1.000 orang peserta askesos terlibat dalam bimbingan motivasi Askesos yang diselenggarakan di 5 lokasi. Bimbingan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang mekanisme, prosedur dan berbagai hal terkait pelaksanaan Askesos. Bimbingan ini juga dimaksudkan untuk memberikan kejelasan mengenai mekanisme, kepesertaan dan tata cara klaim. Sebagai pelaksana di lokasi Askesos dilaksanakan oleh Lembaga Pelaksana Askesos. Mereka adalah Organisasi sosial atau lembaga lain yang memenuhi persyaratan dan telah terseleksi untuk mengelola Askesos.

Lembaga Pengelola Askesos tahun 2015, menurut informasi dari sekretariat Askesos Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 5 Lembaga Pelaksana yaitu : LPA Orsos Arum, yang beralamat di Koripan, Ponjong, Gunungkidul, LKM KUDE Sejahtera 17 Margoagung yang beralamat di Seyegan, Sleman, Karang Taruna Fajar Mulia, yang beralamat Wonolelo, di Pleret Bantul dan Orsos Pelita Kasih, yang beralamat di Banyuraden, Gamping, Sleman.

Respon positif peserta Askesos dalam acara bimbingan terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam acara tersebut. Mereka datang lebih awal sehingga acara bisa dimulai tepat waktu.Pertanyaan seputar kepesertaan, tatacara klaim dan masalah kewajiban menabung mewarnai acara yang diselenggarakan di setiap lokasi. Hadir dalam acara tersebut petugas dari BPJS Ketenagakerjaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka menyampaikan informasi teknis pelaksanaan kegiatan dan jenis layanan yang akan diberikan, pendamping kegiatan masing-masing Lembaga Pelaksanan Askesos serta pengurus Lembaga Pelaksana Askesos.. 


Selasa, 09 Juni 2015

SELEKSI CALON PENDAMPING DAN OPERATOR PKH DIY 2015



Kami membuka kesempatan kepada Putra/Putri terbaik di D.I.Yogyakarta untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Pendamping dan Operator PKH (Program Keluarga Harapan) D.I.Yogyakarta melalui proses pendaftaran taha I secara online periode 10 s/d 15 Juni 2015.

Bagi para calon pendaftar dapat melakukan pendaftaran secara online di website PKH DIY.

Terimakasih,

Salam PKH Istimewa,
admin

Kamis, 04 Juni 2015

PENGUMUMAN PENDAFTARAN PENDAMPING DAN OPERATOR PKH TAHUN 2015




Berdasarkan surat dari Kementerian Sosial R.I Nomor : 713/LJS.JS.SV/KP.03.04/06/2015, akan dibuka pendaftaran untuk Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan (PKH), untuk keterangan lebih lanjut silahkan datang ke Dinas Sosial D.I.Yogyakarta atau ke Dinas Sosial Kab.Bantul, Disnakersos Kab.Sleman, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta atau , untuk kriteria calon Pendamping dan Operator bisa dilhat dibawah ini :








Jumat, 08 Mei 2015

SELEKSI PENDAMPING UEP KTK & PM TAHUN 2015

Kepada nama yang termasuk dalam daftar tersebut di bawah ini untuk mengikuti Seleksi ujian Tulis dan Wawancara Pendamping UEP KTK & PM.

Di mohon kehadirannya pada :
Hari/tanggal : Selasa, 12 Mei 2015
Pukul : 09.00 WIB
Tempat : Aula Barat Selatan, Kantor Dinas Sosial D.I.Yogyakarta
Syarat :
  1. Membawa alat tulis
  2. Membawa  Kartu Bukti Lulus Administrasi
  3. Berpakaian Rapih
  4. Bersepatu


Informasi lebih lanjut dapat menghubungi BUDHI WIBOWO di nomor 081 328 155 526.
Terimakasih.